VOOSTRA
VOOSTRA
Akurat Tanpa Bising, Tajam Tanpa Bias

E-Purchasing Tanpa Lelang, Motor Listrik BGN Tuai Sorotan

JAKARTA, VOOSTRA - Pengadaan motor listrik oleh Badan Gizi Nasional kini jadi perbincangan panas. Nilainya disebut mencapai triliunan rupiah dan langsung memicu kritik dari berbagai pihak.

Sorotan muncul setelah video motor listrik baru beredar luas di media sosial. Banyak yang mempertanyakan kenapa anggaran besar digunakan untuk kendaraan, bukan langsung ke kebutuhan utama masyarakat.

Pengamat menilai harga motor yang diduga mencapai puluhan juta per unit tergolong tinggi. Bahkan ada dugaan total anggaran bisa menembus Rp3,2 triliun.

Kritik semakin tajam karena pengadaan dilakukan lewat sistem e-purchasing tanpa lelang terbuka. Metode ini memang legal, tapi dinilai minim transparansi.

“Ini uang pajak rakyat, harusnya terbuka dan bisa diuji publik,” menjadi salah satu suara yang ramai di media sosial.

BGN sendiri menegaskan motor tersebut digunakan untuk mendukung operasional kepala SPPG dalam menjalankan program gizi nasional.

Namun di tengah kondisi fiskal yang sedang tertekan, kebijakan ini dinilai perlu penjelasan lebih rinci agar tidak menimbulkan kecurigaan publik.

Kasus ini kini jadi sorotan besar dan berpotensi memicu audit lebih lanjut terhadap pengadaan barang di lembaga pemerintah.

Posting Komentar

Punggawa Network
Hari ini
Loading...