VOOSTRA
VOOSTRA
Akurat Tanpa Bising, Tajam Tanpa Bias

Sidang Paripurna DPRD Bangkalan Disorot, Sejumlah Pejabat Tertidur dan Asyik Bermain Ponsel



BANGKALAN, VOOSTRA — Jalannya sidang paripurna DPRD Kabupaten Bangkalan menjadi sorotan publik setelah beredar rekaman yang menunjukkan sejumlah pejabat dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tidak fokus saat agenda berlangsung. Dalam momen tersebut, beberapa peserta rapat tampak tertidur, sementara yang lain justru sibuk menonton tayangan hiburan melalui ponsel mereka.

Peristiwa itu terjadi ketika Bupati Bangkalan tengah membacakan nota jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2025. Sidang yang seharusnya menjadi forum penting untuk membahas kinerja pemerintahan daerah tersebut justru berlangsung dengan suasana yang dinilai tidak kondusif.

Rekaman video yang beredar memperlihatkan sebagian peserta rapat tidak menunjukkan perhatian penuh terhadap jalannya sidang. Kondisi ini memicu kritik dari masyarakat yang menilai sikap tersebut mencerminkan kurangnya profesionalitas dan penghargaan terhadap forum resmi pemerintahan.

Menanggapi kejadian itu, Bupati Bangkalan mengaku tidak menyadari situasi tersebut saat dirinya sedang menyampaikan pidato. Ia menyampaikan keprihatinan dan menegaskan bahwa peristiwa tersebut akan menjadi bahan evaluasi serius bagi seluruh jajaran pemerintah daerah. Menurutnya, sidang paripurna merupakan forum strategis yang seharusnya diikuti dengan penuh tanggung jawab.

Ia juga menekankan pentingnya menindaklanjuti hasil pembahasan LKPJ sebagai bagian dari upaya perbaikan tata kelola pemerintahan. Oleh karena itu, seluruh pihak yang terlibat diharapkan dapat lebih fokus dan menunjukkan komitmen dalam menjalankan tugasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Bangkalan turut menyayangkan perilaku sejumlah pejabat yang dinilai tidak mencerminkan etika dalam forum resmi. Ia menilai ketidakseriusan dalam mengikuti sidang dapat berdampak pada kualitas pelaksanaan kebijakan daerah.

Menurutnya, peran OPD sangat krusial dalam menjalankan roda pemerintahan, mengingat kebijakan yang diambil kepala daerah sangat bergantung pada implementasi di tingkat perangkat daerah. Jika aparatur tidak menunjukkan keseriusan sejak tahap pembahasan, maka dikhawatirkan pelaksanaan program juga tidak akan optimal.

Ia juga mengingatkan bahwa sidang paripurna bukanlah tempat untuk bersantai atau mengabaikan agenda, melainkan ruang penting untuk membahas kepentingan masyarakat. Jika ada peserta yang merasa kelelahan, disarankan untuk digantikan oleh perwakilan lain agar jalannya sidang tetap berjalan efektif.

Kejadian ini diharapkan menjadi peringatan bagi seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan agar lebih disiplin dan profesional dalam menjalankan tugas. Publik menaruh harapan besar agar setiap proses pengambilan keputusan benar-benar dilakukan dengan keseriusan demi kepentingan masyarakat luas.

Ke depan, penguatan etika birokrasi dan peningkatan pengawasan internal dinilai perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan daerah dapat terus terjaga.

Posting Komentar

Punggawa Network
Hari ini
Loading...